Jumat, 03 Juni 2011
Kamis, 02 Juni 2011
Gunung Anyar Surabaya
Posted by chizbie phikrie
On 22.25
Di tengah perkampungan Gunung Anyar Tengah Surabaya terdapat sebuah bukit tandus yang dinamakan Gunung Anyar.Menariknya, bukit itu konon berasal dari lumpur yang menyembur sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, gunung itu telah ada sebelum munculnya perkampungan yang kini cukup padat penduduk tersebut. Dan hingga sekarang lumpur asin dan minyak masih menyembur ke permukaan.
Bukit lumpur ini berada tepat ditengah perkampungan penduduk. Di sekelilingnya terdapat sebuah lapangan yang dimanfaatkan untuk bermain sepak bola. “Menurut cerita orangtua, gunungnya cukup tinggi namun karena tanahnya sering diambil akhirnya membentuk seperti bukit seperti saat ini,” kata Sugeng Prayoto (37), warga Gunung Anyar Tengah. Untunglah sekarang masih tersisa sedikit bentuk dari gunung anyar tersebut. Dan pemerintah daerah sepertinya sepakat untuk melindungi situs tersebut. Vegetasi yang terdapat di gunung anyar kebanyakan berupa kaktus dan trembesi.
Di bagian yang bisa kita katakana puncak gunung anyar tersebut kita bisa menemukan, sejumlah titik yang hingga sekarang masih menyemburkan air dan lumpur. Bahkan salah satu titik mengeluarkan cairan seperti minyak mentah, berwarna hitam pekat. Di atas bukit itu, menurut keterangan penduduk sekitar, dulunya terdapat lebih dari 10 titik semburan. Sekarang hanya menyisakan 3 titik. Penulis yang mencoba mengamati, semburan itu hanya berupa gelembung-gelembung (bubble). “Sekarang sudah banyak yang berhenti menyembur,” Jika lumpur menyembur deras maka luberannya suatu kali pernah menggenangi lapangan yang dipakai untuk sepak bola. “Akibatnya tanahnya tandus. Tidak bisa ditanami sampai sekarang sehingga dipakaianak-anak untuk main bola,” katanya mereka.
Meski menyemburkan lumpur puluhan tahun, anehnya warga setempat tidak merasa perlu khawatir atau takut. Meskipun kasus serupa juga terjadi di Porong yang lumpurnya telah menenggelamkan sejumlah desa itu.“Warga di sini biasa saja, tidak resah. Kita yakin semburan ini tidak akan menjadi seperti di Porong. Bahkan akibat semburan di Porong, semburan di sini mulai berkurang termasuk sudah ada yang berhenti,”
Untuk menuju ke lokasi semburan lumpur di Gunung Anyar Tengah ini tidak sulit. Desa tersebut lokasinya sebelah barat kampus UPN Veteran di Surabaya Timur. Hampir semua warga di Gunung Anyar sudah mengetahuinya.
Perlu diketahui fenomena semburan lumpur di Jawa Timur ini mendekati cerita dalam sejarah. Mud volcano pernah terjadi, berdasarkan peta geologi buatan Belanda 1938 memperlihatkan bahwa di peta Sidoarjo terdapat dua “moddervulkanen” atau “mudvolkano” (gunung lumpur) di daerah Sedati-Gedangan.
Satu di Poeloengan dan satu lagi di Desa Betro, Buncitan, Gunung Anyar. Blok Brantas (lokasi eplorasi dan ekploitasi Lapindo) berada pada jalur “Active Mud Volcano” yang membentang dari Purwodadi
Bukit lumpur ini berada tepat ditengah perkampungan penduduk. Di sekelilingnya terdapat sebuah lapangan yang dimanfaatkan untuk bermain sepak bola. “Menurut cerita orangtua, gunungnya cukup tinggi namun karena tanahnya sering diambil akhirnya membentuk seperti bukit seperti saat ini,” kata Sugeng Prayoto (37), warga Gunung Anyar Tengah. Untunglah sekarang masih tersisa sedikit bentuk dari gunung anyar tersebut. Dan pemerintah daerah sepertinya sepakat untuk melindungi situs tersebut. Vegetasi yang terdapat di gunung anyar kebanyakan berupa kaktus dan trembesi.
Di bagian yang bisa kita katakana puncak gunung anyar tersebut kita bisa menemukan, sejumlah titik yang hingga sekarang masih menyemburkan air dan lumpur. Bahkan salah satu titik mengeluarkan cairan seperti minyak mentah, berwarna hitam pekat. Di atas bukit itu, menurut keterangan penduduk sekitar, dulunya terdapat lebih dari 10 titik semburan. Sekarang hanya menyisakan 3 titik. Penulis yang mencoba mengamati, semburan itu hanya berupa gelembung-gelembung (bubble). “Sekarang sudah banyak yang berhenti menyembur,” Jika lumpur menyembur deras maka luberannya suatu kali pernah menggenangi lapangan yang dipakai untuk sepak bola. “Akibatnya tanahnya tandus. Tidak bisa ditanami sampai sekarang sehingga dipakaianak-anak untuk main bola,” katanya mereka.
Meski menyemburkan lumpur puluhan tahun, anehnya warga setempat tidak merasa perlu khawatir atau takut. Meskipun kasus serupa juga terjadi di Porong yang lumpurnya telah menenggelamkan sejumlah desa itu.“Warga di sini biasa saja, tidak resah. Kita yakin semburan ini tidak akan menjadi seperti di Porong. Bahkan akibat semburan di Porong, semburan di sini mulai berkurang termasuk sudah ada yang berhenti,”
Untuk menuju ke lokasi semburan lumpur di Gunung Anyar Tengah ini tidak sulit. Desa tersebut lokasinya sebelah barat kampus UPN Veteran di Surabaya Timur. Hampir semua warga di Gunung Anyar sudah mengetahuinya.
Perlu diketahui fenomena semburan lumpur di Jawa Timur ini mendekati cerita dalam sejarah. Mud volcano pernah terjadi, berdasarkan peta geologi buatan Belanda 1938 memperlihatkan bahwa di peta Sidoarjo terdapat dua “moddervulkanen” atau “mudvolkano” (gunung lumpur) di daerah Sedati-Gedangan.
Satu di Poeloengan dan satu lagi di Desa Betro, Buncitan, Gunung Anyar. Blok Brantas (lokasi eplorasi dan ekploitasi Lapindo) berada pada jalur “Active Mud Volcano” yang membentang dari Purwodadi
Posted by chizbie phikrie
On 21.51
Undur-Undur Sebagai Obat Diabetes
Undur-undur darat atau dalam bahasa latinnya disebut Myrmeleon sp,yang hidupnya banyak di sekitar rumah kita terutama pada tanah yang berpasir akhir akhir ini banyak yang mencarinya.Untuk apa sih....? Jawabannya adalah untuk digunakan sebagai obat.Undur undur darat ini di tengarai dapat menyembuhkan penyakit diabetes karena binatang ini mengandung zat sulfonylurea yang dapat melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin.Bagaimana cara mengkonsumsinya ..?
1.Cara pertama bisa langsung ditelan : cari undur-undur yang masih hidup(segar) lalu cuci bersih dan telan @3-4ekor
2.Cara kedua jika anda merasa jijik menelan hidup hidup,masukan undur-undur yang telah di cuci bersih ke dalam kapsul kosong.
Undur-undur darat atau dalam bahasa latinnya disebut Myrmeleon sp,yang hidupnya banyak di sekitar rumah kita terutama pada tanah yang berpasir akhir akhir ini banyak yang mencarinya.Untuk apa sih....? Jawabannya adalah untuk digunakan sebagai obat.Undur undur darat ini di tengarai dapat menyembuhkan penyakit diabetes karena binatang ini mengandung zat sulfonylurea yang dapat melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin.Bagaimana cara mengkonsumsinya ..?
1.Cara pertama bisa langsung ditelan : cari undur-undur yang masih hidup(segar) lalu cuci bersih dan telan @3-4ekor
2.Cara kedua jika anda merasa jijik menelan hidup hidup,masukan undur-undur yang telah di cuci bersih ke dalam kapsul kosong.
Jumat, 29 April 2011
Tokoh Gerakan Wanita
Posted by chizbie phikrie
On 17.46
R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Judul : R.A Kartini, Riwayat dan Perjuangannya
Penulis : Drs. Mardanas Safwan
Sutrisno Kutojo
Tebal : 65 halaman
Penerbit : PT. Mutiara Sumber Widya
Tahun : Cetakan Pertama 1985
Cetakan Kedua 2001
Cetakan Ketiga 2004
“Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang”
sepotong kalimat yang diucapkan R.A Kartini semasa hidupnya ini mampu memberikan arti dan spirit tersendiri dalam perjuangan meraih persamaan dan kesetaraan gender atau disebut juga emansipasi.
Siapa yang tidak kenal dengan R.A Kartini. Wanita kelahiran 21 April 1879 ini merupakan
perintis perubahan bagi kaum wanita. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang berpikiran maju dan sosoknya yang cekatan, lincah, pintar, suka belajar dan haus akan ilmu pengetahuan. Saat usia 7 tahun, ia bersekolah di Sekolah Kelas Dua Belanda. Selain belajar di sekolah, ia juga kerap memperoleh pelajaran Bahasa Jawa, memasak, menjahit, mengurus Rumah Tangga dan pelajaran agama di rumahnya. Keluarganya sangat mengedepankan pendidikan. Sebagai seorang gadis kecil yang lincah ia hanya berpikir mengenai sekolah dan bermain. Hingga suatu hari seorang teman Belanda-nya bertanya mengenai cita-cita Kartini setelah tamat sekolah. Ia mulai memikirkan jawaban dari pertanyaan tersebut sampai akhirnya ia memikirkan untuk mengubah nasib kaum wanita di kemudian hari. Usia 12 tahun, setelah tamat sekolah dasar, Kartini menjalani masa pingitan. Hidupnya berubah, ia kesepian dan tidak boleh melanjutkan pendidikan. Hidupnya ibarat burung dalam sangkar emas. Keluarganya yang memegang teguh
adat lama, tidak menyetujui keinginan Kartini yang menghendaki perubahan. Kartini hanya bisa mencurahkan cita-cita perjuangannya dalam bentuk surat. Ia rajin menulis surat kepada temantemannya di Belanda. Isinya mengandung cita-cita yang luhur, terutama untuk mengangkat derajat wanita Indonesia. Berkat surat-surat ini, tahun 1903 didirikan Sekolah Kartini Pertama di Semarang. Dan di usia 25 tahun, R.A Kartini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Perjuangan R.A Kartini tidak serta merta didapatkan begitu saja, butuh proses dan perjalanan panjang dalam menapakinya. Ketidaksetujuan keluarga ditambah celaan sebagai penentang adat dan tradisi datang selama proses menuju perubahan. Namun R.A Kartini tidak berhenti, ia tetap dengan pendiriannya untuk melawan kebiasaan atau adat yang kuno dan kolot. Ia ingin agar wanita Indonesia setara dengan pria, memiliki hak bukan hanya kewajiban dan juga bisa sejajar dengan wanita-wanita dari Negara lain.
Penjabaran di atas hanya sepenggal dari kisah panjang R.A Kartini semasa hidupnya yang
dikutip dari sebuah buku berjudul R.A Kartini Riwayat dan Perjuangannya. Buku setebal 65 halaman ini mampu menghipnotis pembaca untuk merasakan penasaran akan kisah-kisah R.A Kartini karena penyajiannya yang teratur dan sistematis dimulai dari masa kanak-kanak, masa muda, masa dewasa, perjuangan R.A Kartini dalam mencapai emansipasi wanita, perjuangan dalam bidang pendidikan, dan saat-saat terakhir hingga kemajuan wanita Indonesia sesudah R.A Kartini wafat. Selain itu, disertakan pula gambar yang walaupun hanya sedikit, namun cukup untuk menggambarkan sosok R.A Kartini dan kehidupan pada saat itu. Bahasa yang dipakai mudah dimengerti dan tepat sasaran sehingga cocok untuk dibaca oleh semua kalangan baik tua maupun muda. Karena memang buku ini tidak terlalu tebal, maka dapat dibaca pada waktu luang dan bisa dibawa kemana-mana. Selain itu, di akhir halaman terdapat rangkuman dari isi buku sehingga lebih membantu proses pemahaman jalan cerita dari buku ini.
Bagi para mahasiswa, buku ini cocok untuk menambah referensi bacaan bermutu karena selain kita bisa lebih mengenal dekat sosok R.A Kartini, kita juga bisa mengetahui bagaimana sulitnya perjuangan R.A Kartini saat itu dan sudah seharusnya kita bangga memiliki seorang tokoh seperti R.A Kartini.

Penulis : Drs. Mardanas Safwan
Sutrisno Kutojo
Tebal : 65 halaman
Penerbit : PT. Mutiara Sumber Widya
Tahun : Cetakan Pertama 1985
Cetakan Kedua 2001
Cetakan Ketiga 2004
“Hidup itu akan indah dan berbahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang”
sepotong kalimat yang diucapkan R.A Kartini semasa hidupnya ini mampu memberikan arti dan spirit tersendiri dalam perjuangan meraih persamaan dan kesetaraan gender atau disebut juga emansipasi.
Siapa yang tidak kenal dengan R.A Kartini. Wanita kelahiran 21 April 1879 ini merupakan
perintis perubahan bagi kaum wanita. Ia lahir dari keluarga bangsawan yang berpikiran maju dan sosoknya yang cekatan, lincah, pintar, suka belajar dan haus akan ilmu pengetahuan. Saat usia 7 tahun, ia bersekolah di Sekolah Kelas Dua Belanda. Selain belajar di sekolah, ia juga kerap memperoleh pelajaran Bahasa Jawa, memasak, menjahit, mengurus Rumah Tangga dan pelajaran agama di rumahnya. Keluarganya sangat mengedepankan pendidikan. Sebagai seorang gadis kecil yang lincah ia hanya berpikir mengenai sekolah dan bermain. Hingga suatu hari seorang teman Belanda-nya bertanya mengenai cita-cita Kartini setelah tamat sekolah. Ia mulai memikirkan jawaban dari pertanyaan tersebut sampai akhirnya ia memikirkan untuk mengubah nasib kaum wanita di kemudian hari. Usia 12 tahun, setelah tamat sekolah dasar, Kartini menjalani masa pingitan. Hidupnya berubah, ia kesepian dan tidak boleh melanjutkan pendidikan. Hidupnya ibarat burung dalam sangkar emas. Keluarganya yang memegang teguh
adat lama, tidak menyetujui keinginan Kartini yang menghendaki perubahan. Kartini hanya bisa mencurahkan cita-cita perjuangannya dalam bentuk surat. Ia rajin menulis surat kepada temantemannya di Belanda. Isinya mengandung cita-cita yang luhur, terutama untuk mengangkat derajat wanita Indonesia. Berkat surat-surat ini, tahun 1903 didirikan Sekolah Kartini Pertama di Semarang. Dan di usia 25 tahun, R.A Kartini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Perjuangan R.A Kartini tidak serta merta didapatkan begitu saja, butuh proses dan perjalanan panjang dalam menapakinya. Ketidaksetujuan keluarga ditambah celaan sebagai penentang adat dan tradisi datang selama proses menuju perubahan. Namun R.A Kartini tidak berhenti, ia tetap dengan pendiriannya untuk melawan kebiasaan atau adat yang kuno dan kolot. Ia ingin agar wanita Indonesia setara dengan pria, memiliki hak bukan hanya kewajiban dan juga bisa sejajar dengan wanita-wanita dari Negara lain.
Penjabaran di atas hanya sepenggal dari kisah panjang R.A Kartini semasa hidupnya yang
dikutip dari sebuah buku berjudul R.A Kartini Riwayat dan Perjuangannya. Buku setebal 65 halaman ini mampu menghipnotis pembaca untuk merasakan penasaran akan kisah-kisah R.A Kartini karena penyajiannya yang teratur dan sistematis dimulai dari masa kanak-kanak, masa muda, masa dewasa, perjuangan R.A Kartini dalam mencapai emansipasi wanita, perjuangan dalam bidang pendidikan, dan saat-saat terakhir hingga kemajuan wanita Indonesia sesudah R.A Kartini wafat. Selain itu, disertakan pula gambar yang walaupun hanya sedikit, namun cukup untuk menggambarkan sosok R.A Kartini dan kehidupan pada saat itu. Bahasa yang dipakai mudah dimengerti dan tepat sasaran sehingga cocok untuk dibaca oleh semua kalangan baik tua maupun muda. Karena memang buku ini tidak terlalu tebal, maka dapat dibaca pada waktu luang dan bisa dibawa kemana-mana. Selain itu, di akhir halaman terdapat rangkuman dari isi buku sehingga lebih membantu proses pemahaman jalan cerita dari buku ini.
Bagi para mahasiswa, buku ini cocok untuk menambah referensi bacaan bermutu karena selain kita bisa lebih mengenal dekat sosok R.A Kartini, kita juga bisa mengetahui bagaimana sulitnya perjuangan R.A Kartini saat itu dan sudah seharusnya kita bangga memiliki seorang tokoh seperti R.A Kartini.
LKS Sejarah Bab III
Posted by chizbie phikrie
On 17.42
1. Van de Venter : tokoh yang memberi gagasan untuk melahirkan golongan intelektual
yang menjadi pelopor pergerakan nasional.
2. H. Samanhudi : Pendiri Sarekat Dagang Islam
3. Douwes Dekker : Pendiri Indische partij
4. M. Tabrani : Ketua Kongres Pemuda I
5. Snevliet :Orang Belanda yang memperkenalkan organisasi ISDV (Indische Social
Democratische Vereniging) yang kemudian diubah menjadi PKI
6. Sugondo Joyopuspito : Ketua Kongres Pemuda II
7. H.O.S Cokroaminoto : Pengubah nama Sarekat Dagang Islam menjadi sarekat Islam
8. Ki Hajar Dewantara :Pendiri Taman Siswa
9. Ahmad Dahlan :Pendiri Muhammadiyah
10. Moh. Husni Thamrin :Ketua GAPI(Gabungan Politik Indonesia )
Uji Kompetensi 3.2 halaman 37-38
I.
1. e. Kemenengan Rusia atas Jepang
2. e. Merupakan organisasi politik yang pertama di Indonesia
3. d. Sarekat Islam pertama kali didirikan dengan tujuan mencapai kemerdekaan bagi Indonesia
4. d. Mendirikan lembaga pendidikan
5. c. Pedagang Indonesia
6. b. Sarekat Islam bersifat terbuka bagi masyarakat yang mayoritas beragama Islam
7. b. Mencapai kemerdekaan Indonesia
8. d. Douwes Dekker
9. a. Wahidin Sudirohusodo
10. e. Pemerintah kolonial membatasi ruang gerak dari tokoh-tokoh nasional
II.
1.Melahirkan golongan masyarakat terpelajar yang menjadi pioneer dalam perjuangan politik
modern melalui organisasi partai politik.
2.Sarekat Islam disusupi paham komunis sehingga Sarekat Islam pecah menjadi dua.
3.Adanya perasaan kecewa tokoh-tokoh pergerakan nasional karena petisi Sutarjo yang berisi
tuntutan pemberian status dominion bagi Indonesia ditolak oleh Belanda tanpa
diperdebatkan dalam parlemen.
4.Karena cita-cita dari Indische partij yakni memerdekakan Indonesia.
5.Menanamkan cita-cita persatuan nasional, memberantas segala bentuk tindakan yang
membawa kebencian antar agama dan ras, memberantas kesombongan social dalam
pergaulan.
Organisasi Pergerakan Nasional
Posted by chizbie phikrie
On 17.38
Berdiri | Pendiri | Sifat gerakan | Tujuan | |
Budi Utomo | 20 Mei 1908 | Dr. Sutomo dan Dr. Wahidin Sudiro Husodo | Terbatas | Memajukan Hindia-Belanda yang dicapai melalui pendidikan, pertanian, perdagangan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. |
Sarekat Islam | 1911 | H. Saman Hudi | Merakyat (terbuka) | Memajukan perdagangan, membantu para anggota dalam permodalan perdagangan, memajukan kehidupan agama Islam, memperbaiki pendapat yang keliru mengenai agama Islam, memajukan pengajaran dan pendidikan untuk meningkatkan derajat bangsa. |
Indische partij | 25 Desember 1912 | Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat (Tiga Serangkai) | Terbuka | Menanamkan cita-cita persatuan nasional, memberantas segala bentuk tindakan yang membawa kebencian antar agama dan ras, memberantas kesombongan social dalam pergaulan. |
Muhammadiyah | 18 November 1912 | KH. Ahmad Dahlan | Menyebarluaskan ajaran Islam yang sesuai Al-Qur’an dan Hadits, memajukan pendidikan berlandaskan Islam, Pengembangan pengetahuan yang diselaraskan dengan kehidupan modern, meningkatkan kesejahteraan hidup umat Islam. | |
PKI | 23 Mei 1920 | H.J.F.M Sneevliet | Kekerasan dan Pemberontakan | Menciptakan negara komunis |
Taman siswa | 3 Juli 1922 | Ki Hajar Dewantoro | Terbuka | Mewujudkan masyarakat yang tertib dan damai. |
PNI | 1927 | Ir. Soekarno, Mr.Sartono dan Mr. Iskaq Cokroadisuryo | Terbuka | Mencapai Indonesia merdeka |
Gerakan pemuda -Trikoro Dharmo -Jong Sumatranen Bond Jong Celebes, Jong Ambon,Pemuda Betawi, Sekar Rukun | -7 Maret 1915 -9 Desember 1917 | -R.SatimanW., Sunardi, Sutomo. | Terbuka | Mempererat tali hubungan, menambah pengetahuan, memperkokoh rasa perstuan dan kesatuan. |
MIAI | September 1937 | KH. Mas Mansyur, KH. M. Dahlan, KH.Wahab, Wondo Amiseno. | Terbuka | Mempererat hubungan tali persaudaraan antar organisasi, menyamakan langkah untuk membela kejayaan Islam. |
Gerakan wanita -Putri Merdika -Kartini Founds -Keutamaan Istri Kerajinan Amal Setia, Aisyiyah, Putri Budi Sejati dsb. | -1912 | -R.A. Sabaruddin, R.A. Sutinah Joyopranoto, Rukmini -Tn&Ny. C.Th.de Venter -R.Dewi Sartika | Terbuka | -Memberi bantuan, bimbingan, penerangan pd kaum wanita pribumi dlm menuntut pelajaran&mengemukakan pendapat -Menghimpun dana untuk pendidikan bangsa Indonesia -Mengajar anak gadis agar mampu membaca,menulis,berhitung&ketrampilan rumah tangga. |
L












